Bentuk: UNDANG-UNDANG (UU)

Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Nomor: 56 TAHUN 1958 (56/1958)

Tanggal: 24 JULI 1958 (JAKARTA)

Sumber: LN 1958/106; TLN NO. 1641

Tentang: PENGUBAHAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1950 TENTANG SUSUNAN, KEKUASAAN DAN JALAN PENGADILAN MAHKAMAH AGUNG INDONESIA (LEMBARAN-NEGARA TAHUN 1950 NO. 30)

Indeks: MAHKAMAH AGUNG INDONESIA, SUSUNAN KEKUASAAN DAN JALAN PENGADILAN. PENGUBAHAN.


Presiden Republik Indonesia,

Menimbang : bahwa jumlah Jaksa Agung pada Mahkamah Agung Indonesia yang ditetapkan dalam pasal 2 ayat 3 Undang-undang tentang susunan, kekuasaan dan jalan pengadilan Mahkamah Agung Indonesia (Undang-undang REFR DOCNM="50uu001">No. 1 tahun 1950, Lembaran Negara tahun 1950 No. 30) adalah sangat kurang untuk mengerjakan segala pekerjaan, yang harus dikerjakan oleh Kejaksaan Agung pada Mahkamah Agung, sehingga jumlah itu perlu diperluas;

Mengingat : a. pasal 78 Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia;
b. Undang-undang REFR DOCNM="50uu001">No. 1 tahun 1950 (Lembaran Negara tahun 1950 No. 30),


Dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:
UNDANG-UNDANG TENTANG PERUBAHAN UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1950 TENTANG SUSUNAN, KEKUASAAN DAN JALAN PENGADILAN MAHKAMAH AGUNG INDONESIA
(LEMBARAN NEGARA TAHUN 1950 No. 30).

Pasal 1.

Pasal 2 ayat 3 Undang-undang No. 1 tahun 1950 (Lembaran Negara tahun 1950 No. 30) diubah dan dibaca sebagai berikut: "3. Pada Mahkamah Agung adalah seorang Jaksa Agung dan empat orang Jaksa Agung Muda".

Pasal 2.

Undang-undang ini mulai berlaku pada hari diundangkan.

Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatan dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.


Disahkan di Jakarta
pada tanggal 24 Juli 1958.
Presiden Republik Indonesia,
ttd.

SUKARNO.

Diundangkan
pada tanggal 26 Juli 1958.
MENTERI KEHAKIMAN,
ttd.

G.A. MAENGKOM.

MENTERI KEHAKIMAN,
ttd.

G.A. MAENGKOM.